Pemkab Pangkep melalui dinas Kesehatan menggelar sosialisasi sosialisasi gerakan pekerja perempuan sehat produktif (GP2SP)
tahun 2024.
Sosialisasi GP2SP dibuka Sekretaris daerah kabupaten Pangkep, Hj Suriani, di gedung Dewakang Bungoro, Selasa (4/6/24).
Sekda Hj Suriani, dalam sambutannya menyampaikan, dalam UU nomor 17 tahun 2023 disebutkan bahwa upaya kesehatan kerja adalah upaya yang ditujukan untuk melindungi pekerja dan setiap orang yang berada di tempat kerja agar hidup sehat dan terbebas dari gangguan kesehatan serta pengaruh buruk yang diakibatkan dari pekerjaan.
“Pekerja yang sehat merupakan modal dalam pembangunan nasional, karena tanpa kondisi kesehatan yang baik maka pekerja tidak akan mampu bersaing di era globalisasi ini, “katanya.
Saat ini lanjutnya, Indonesia sedang mendukung pencapaian target sustainable development goals (SDGS) yang sudah disepakati dunia internasional, sehingga pemerintah dan dunia usaha juga diminta meningkatkan produktivitas, dengan memperbaiki kualitas sumber daya manusia dalam rangka menunjang keberhasilan pembangunan negara.
Jumlah pekerja perempuan setiap tahun semakin meningkat, hampir sebanding dengan jumlah pekerja pria, baik di lingkungan pemerintah, swasta, maupun di lingkungan informal. Pekerja perempuan di Indonesia dalam usia produktif mempunyai berbagai permasalahan kesehatan, diantaranya: anemia; kekurangan energi protein; kekurangan energi kronis; terinfeksi penyakit menular; kanker payudara; kanker serviks; hipertensi; diabetes melitus; obesitas dan permasalahan kesehatan lainnya.
Oleh karena itu, pemerintah berupaya meningkatkan derajat kesehatan pekerja perempuan melalui gerakan pekerja perempuan sehat produktif (GP2SP) yang merupakan revitalisasi dari gerakan pekerja wanita sehat produktif (GPWSP) yang dicanangkan pada tahun 1997.
“Gerakan pekerja perempuan sehat produktif adalah upaya dari pemerintah, masyarakat, maupun pemberi kerja dan serikat pekerja/ serikat buruh untuk menggalang dan berperan serta guna meningkatkan kepedulian dan mewujudkan upaya memperbaiki kesehatan pekerja perempuan sehingga dapat meningkatkan produktivitas kerja dan meningkatkan kualitas generasi penerus, “tambahnya.
Kegiatan GP2SP diarahkan pada pelayanan kesehatan reproduksi pekerja perempuan yang hamil, deteksi dini penyakit menular dan penyakit tidak menular pada pekerja perempuan, pemenuhan kecukupan gizi pekerja perempuan yang hamil dan menyusui, peningkatan pemberian asi selama waktu kerja dan pengendalian lingkungan bagi pekerja perempuan berisiko.
“Adapun tujuan dilaksanakannya kegiatan ini, untuk mensosialisasikan upaya perlindungan kesehatan bagi pekerja perempuan serta menjalin kolaborasi antar lintas sektor dalam pelaksanaan gerakan pekerja perempuan sehat produktif, ” jelasnya.






