Inimakassar.com – Pemerintah Kabupaten Pangkep terus memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam mendukung peningkatan layanan kesehatan masyarakat.
Komitmen tersebut ditunjukkan melalui Pertemuan Koordinasi dan Advokasi Lintas Program/Lintas Sektor dalam Implementasi Pelayanan Kesehatan Primer (PKP) dan Komunitas Tingkat Kabupaten Pangkep yang digelar Dinas Kesehatan di Gedung Al Hamid, Selasa (23/6/2026).
Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, 23–24 Juni 2026, ini diikuti 231 peserta yang terdiri atas unsur organisasi perangkat daerah (OPD), camat, Tim Penggerak PKK, puskesmas, organisasi profesi kesehatan, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya.
Pertemuan dibuka langsung oleh Bupati Pangkep, H. Muhammad Yusran Lalogau. Kegiatan ini bertujuan menyamakan persepsi, memperkuat koordinasi lintas program dan lintas sektor, serta meningkatkan komitmen bersama dalam mendukung implementasi pelayanan kesehatan primer yang terintegrasi, berkualitas, dan mudah diakses masyarakat.
Yusran menegaskan bahwa peningkatan derajat kesehatan masyarakat tidak dapat hanya menjadi tanggung jawab Dinas Kesehatan.
“Dibutuhkan dukungan dan sinergi semua pihak, terutama dalam upaya preventif dan peningkatan layanan kesehatan dasar,” ujarnya.
“Dan kita tetap memberikan pelayanan dan pengobatan bagi yang terkena sakit, ” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pangkep, Hj. Herlina, mengatakan dibutuhkan dukungan lintas sektor guna pencapaian program prioritas Presiden, khususnya Cek Kesehatan Gratis (CKG) dan penanggulangan Tuberkulosis (TBC).
Ia mengungkapkan, capaian program CKG di Kabupaten Pangkep hingga Juni 2026 telah mencapai 73,25 persen.
“Alhamdulillah, capaian CKG hingga bulan Juni sudah mencapai 73,25 persen,” katanya.
Meski demikian, capaian penemuan kasus TBC masih berada pada angka 28,29 persen, sementara target pada periode yang sama seharusnya mencapai sekitar 45 persen.
“Karena itu, kami perlu dukungan lintas sektor untuk membantu berbagai hal agar pasien TBC dapat ditemukan lebih cepat dan mendapatkan pengobatan hingsembuh,” jelas Herlina.






